Tips dan Trik Traveling Hemat Tapi Tetap Seru

Gambar
Penjelasan singkat tentang meningkatnya minat traveling, namun sering terkendala biaya Minat masyarakat terhadap kegiatan traveling semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Media sosial memegang peran besar dalam fenomena ini. Foto-foto liburan yang indah, video perjalanan yang inspiratif, serta ulasan destinasi wisata membuat banyak orang terdorong untuk ikut merasakan pengalaman serupa. Traveling kini bukan hanya soal kebutuhan hiburan, tetapi juga cara untuk menemukan perspektif baru, melepas stres, dan mengisi ulang energi setelah rutinitas sehari-hari. Tak sedikit pula yang menjadikan traveling sebagai sarana untuk memperkaya wawasan budaya, menciptakan memori berharga, hingga memperluas jejaring pertemanan. Namun, dibalik meningkatnya antusiasme tersebut, muncul satu kendala yang paling sering menjadi penghalang: biaya. Banyak orang ingin traveling, tetapi ragu karena menganggap bahwa kegiatan ini selalu identik dengan pengeluaran besar. Harga tiket transportasi yang flu...

Tips Promosi Usaha Catering Sehat dari Pengusaha Kuliner Sukses

Berawal Sebar Brosur, Kini Layani Ratusan Rantang Catering Sehat


Pola hidup sehat sudah menjadi tren di masyarakat beberapa tahun terakhir memberikan ide tersendiri bagi para pelaku usaha kuliner. Salah satunya Ismiyati Penina yang memutuskan mengubah konsep usaha catering-nya menjadi catering sehat tanpa menggunakan MSG. Dengan mengusung konsep catering sehat yang menyasar kalangan rumah tangga serta mereka yang sedang dalam masa penyembuhan membuat Gracia Catering semakin berkembang. Seperti apa usaha yang bisa melayani hingga ratusan rantang catering setiap minggu ini?

Tips Promosi Usaha Catering Sehat dari Pengusaha Kuliner Sukses
Bagi Ismiyati Penina, sukses di usaha kuliner khususnya jasa catering tidak pernah terbayang sebelumnya. Pasalnya, niat awal membangun Gracia Catering sejak pertengahan 1995 ini hanyalah ingin mengisi waktu luang ditengah kesibukannya mengurus keluarga. Dengan memanfaatkan hobi memasak dan peralatan dapur yang dimiliki, wanita yang akrab disapa lis ini mulai membangun usaha.
Bisa dibilang, dunia bisnis bukan sesuatu yang baru bagi lis. Karena sebelum terjun ke usaha‘ini, ia dan suami Joko Wartono pernah menjalankan usaha fotocopy yang akhirnya berhenti ditengah jalan karena kurangnya pengalaman dan berbagai kendala. "Kegagalan tersebut kami jadikan pelajaran, untuk usaha berikutnya," tambah lis.

Sebar Brosur. 

Awal menjalankan usaha adalah masa sulit bukan hanya bagi lis melainkan bagi pelaku usaha pada umumnya. Namun karena niat dan keyakinan yang kuat, lis tidak mudah menyerah. Berbagai promosi dilakukan hingga menyebarkan brosur yang berisi menu catering untuk satu bulan ke rumah-rumah di sekitar kediamannya. "Awalnya menu 1 bulan kita fotocopy, dan kita gantung di setiap pagar rumah di perumahan ini dan perumahan sekitar. Itu kita lakukan sendiri," ungkapnya.

Sistem tersebut ternyata efektif memikat konsumen, berlahan tapi pasti konsumen catering yang dikembangkan lis semakin bertambah walau dari tetangga satu perumahan maupun dari perumahan sekitar. Walaupun sudah memiliki konsumen namun, semua keperluan belanja, memasak hingga mengantarkan pesanan dilakukan sendiri. "Baru ketika kita punya sekitar 15 konsumen saya mulai mencari pegawai," ujarnya.

Bebas MSG. Sekitar 2 tahun usahanya berjalan dan dengan semakin banyaknya permintaan catering sehat, membuat lis memutuskan untuk mengubah konsep usahanya menjadi catering sehat. Selain menggunakan bahan berkualitas dan tanpa penyedap rasa / MSG, catering sehat yang di kembangkan lis juga melayani permintaan konsumen dengan penyakit tertentu atau mereka yang sedang dalam tahap penyembuhan (rawat jalan).

Seperti misalnya untuk konsumen dengan tekanan darah tinggi yang membutuhkan makanan low kolesterol, konsumen penderita diabetes yang memesan makanan tanpa gula, hingga konsumen dengan gangguan asam urat yang menghindari sayuran berserat serta berbagai keluhan kesehatan lainnya.
Untuk menunya sendiri, Gracia Catering membuat berbagai menu variatif yang dihadirkan dari seluruh nusantara khususnya Jawa. Agar konsumen tidak mudah bosan, diakui lis dirinya membuat berbagai menu sehingga konsumen tidak akan menemukan menu yang sama dalam satu bulan. Bicara mengenai harga, Gracia Catering menawarkan harga bervariasi mulai dari Rp 21 ribu untuk menu lengkap bagi konsumen perkantoran, hingga menu lengkap dengan menggunakan rantang seharga Rp 55 ribu untuk 4 orang bagi konsumen keluarga,

Melihat tren makanan sehat yang semakin berkembang, ternyata juga berdampak pada peningkatan permintaan pada Gracia Catering. Hal tersebut bisa dilihat dari permintaan sebanyak 350 porsi dari hari Senin hingga Jumat dan 250 porsi untuk hari minggu. Sebagai besar pesanan tersebut adalah konsumen rumah tangga. Permintaan tersebut akan meningkat sebanyak 50% pada saat puasa atau menjelang lebaran seperti sekarang. Hal tersebut karena banyak konsumen yang menggunakan jasa catering untuk menu berbuka puasa.

Terkendala Harga Bahan Baku

Walau awal menjalankan usaha hanya memasarkan melalui brosur, namun sejak 2010 Gracia Catering mulai memanfaatkan media Online dengan membuat websitg. Dengan pemasaran ini membuat pemasaran semakin luas, bukan hanya di perumahan sekitar, saat ini konsumen sudah mencapai ke beberapa daerah seperti Bintaro, Pamulang hingga sekitar Jakarta.

Sama seperti usaha kuliner lainnya kendala yang dirasakan lis dalam menjalankan usaha masih sekitar kenaikan bahan baku yang kadang tidak bisa diprediksi. Namun bila kenaikan harga tidak terlalu tinggi, lis tidak menaikkan harga pada konsumen. Hal tersebut tidak lepas dari keinginannya untuk memberikan dan melayani konsumennya. 
Info Lebih Lanjut Hubungi:
Gracia Catering
Jl. Duta Darma Raya Blok D3, No.l,
Perum Pondok Hijau, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten 
Website: www.graciacatering.com Telp: 021-7403379, 0811822237, 08155078989

Postingan populer dari blog ini

Pola Asuh Anak di Era Zaman Digital

Trend Model Rambut Wanita Saat ini

Tips Membiasakan Anak Makan Sayur Sejak Dini, Tetap Cuan!